Selasa, 05 Mei 2015

PENGARUH PENERAPAN LAYANAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN TERHADAP KINERJA PUSTAKAWAN DAN MINAT BACA SISWA DI SMA NEGERI 1 KENDAL

PENGARUH PENERAPAN LAYANAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN TERHADAP KINERJA PUSTAKAWAN DAN MINAT BACA SISWA DI SMA NEGERI 1 KENDAL

Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah: Metodologi Penelitian Pendidikan
Dosen Pengampu: Dr. H. Fatah Syukur, NC. M.Ag.











Disusun Oleh:
Wirda Nurfitriana                   (123311040)


FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2015



BAB I
PENDAHULUAN

A.          Latar Belakang
Pendidikan merupakan upaya yang dapat mempercepat pengembangan potensi manusia untuk mampu mengemban tugas yang dibebankan padanya, karena hanya manusia yang dapat dididik dan mendidik. Pendidikan dapat mempengaruhi perkembangan fisik, mental, emosional, moral, serta keimanan dan ketakwaan manusia.[1]
Untuk mewujudkan makna dari pendidikan diatas, dibutuhkan berbagai aspek yang harus dipenuhi salah satunya adalah sarana prasarana berupa perpustakaan. Dalam Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Bab 1 Pasal 1 ayat 23 disebutkan bahwa “Sumber daya pendidikan adalah segala sesuatu yang digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan meliputi tenaga pendidikan, masyarakat, dana, sarana, dan prasarana.”[2] Dalam bab-bab berikutnya dan penjelasannya tidak disebutkan dengan jelas komponen apa saja yang dimaksud dengan sarana dan prasarana. Hal ini berbeda dengan Undang-Undang Sistem pendidikan Nasional yang dulu (UU No.2 Tahun 1989 Pasal 35). Dalam undang-undang ini dijelaskan bahwa setiap satuan pendidikan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat, harus menyediakan sumber belajar. Sumber belajar yang dimaksud salah satunya adalah buku. Buku merupakan jendela ilmu, kemudian tempat yang dapat ditemukannya berbagai jenis buku adalah perpustakaan.
Secara umum perpustakaan mempunyai arti sebagai suatu tempat yang di dalamnya terdapat kegiatan penghimpunan, pengolahan, dan penyebarluasan (pelayanan) segala macam informasi, baik yang tercetak maupun yang terekam dalam berbagai media seperti buku, majalah, surat kabar, film, kaset, dll. Semua koleksi sumber informasi tersebut disusun berdasarkan sistem tertentu dan dipergunakan untuk kepentingan belajar melalui kegiatan membaca dan mencari informasi bagi segenap masyarakat yang membutuhkannya.[3]
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, pengolahan dan  pelayanan di beberapa perpustakaan mulai meninggalkan sistem manual kemudian beralih pada sistem otomasi dengan bantuan komputer. Perubahan pengolahan di perpustakaan terjadi untuk mengefesienkan waktu dan tenaga pustakawan dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung. Karena ketika bahan koleksi dan bahan bacaan semakin meningkat, maka kinerja dituntut semakin baik.
Dengan demikian, keberadaan perpustakaan dalam lembaga pendidikan mulai menerapkan layanan sistem otomasi. Tidak hanya lembaga pendidikan tinggi yang menerapkan sistem tersebut, dalam lembaga pendidikan sekolah pun dapat dijumpai perpustakaan yang telah menggunakan layanan sistem otomasi. Salah satunya adalah  perpustakaan SMA Negeri 1 Kendal. Maka dari itu, disini penulis tertarik untuk meneliti penerapan layanan sistem otomasi perpustakaan di SMA Negeri 1 Kendal. Judul penelitian dari permasalahan yang peneliti ambil ialah “Pengaruh Penerapan Layanan Sistem Otomasi Perpustakaan Terhadap Kinerja Pustakawan dan Minat Baca Siswa Di SMA Negeri 1 Kendal”.

B.           Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, dapat dirumuskan pokok permasalah sebagai berikut:
1.      Bagaimana pelaksanaan layanan sistem otomasi perpustakaan di SMA Negeri 1 Kendal?
2.      Bagaimana kinerja pustakawan dengan diterapkannya layanan sistem otomasi perpustakaan di SMA Negeri 1 Kendal?
3.      Bagaimana minat baca siswa dengan diterapkannya layanan sistem otomasi perpustakaan di SMA Negeri 1 Kendal?
4.      Apakah ada pengaruh signifikan dengan adanya penerapan layanan sistem otomasi perpustakaan terhadap kinerja pustakawan dan minat baca siswa di SMA Negeri 1 Kendal?

C.          Tujuan Penelitian
Tujuan dari kegiatan penelitian yang dilakukan adalah:
1.      Menjelaskan pelaksanaan layanan sistem otomasi perpustakaan di SMA Negeri 1 Kendal.
2.      Menjelaskan kinerja pustakawan dengan diterapkannya layanan sistem otomasi perpustakaan di SMA Negeri 1 Kendal.
3.      Menjelaskan minat baca siswa dengan diterapkannya layanan sistem otomasi perpustakaan di SMA Negeri 1 Kendal.
4.      Mengetahui ada atau tidak pengaruh dengan adanya penerapan layanan sistem otomasi perpustakaan terhadap kinerja pustakawan dan minat baca siswa di SMA Negeri 1 Kendal.

D.          Kajian Pustaka
Peneliti menyadari bahwa secara substansial penelitian ini tidaklah sama sekali baru. Dalam kajian pustaka ini, peneliti akan mendeskripsikan beberapa karya yang relevansinya dengan judul skripsi Pengaruh Penerapan Layanan Sistem Otomasi Perpustakaan Terhadap Kinerja Pustakawan Dan Minat Baca Siswa Di SMA Negeri 1 Kendal. Beberapa karya itu antara lain:
1.      Penelitian yang dilakukan oleh Rois Sulaemah (07331127), yang berjudul “Pengaruh Manajemen Perpustakaan dengan Sistem Otomasi Terhadap Kepuasan Mahasiswa (Studi di Perpustakaan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang). Menyebutkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara layanan perpustakaan sistem otomasi terhadap kepuasan mahasiswa.[4]
2.      Penelitianp yang dilakukan oleh Muchibin (043311259), dengan judul “Manajemen Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi di Lembaga Tinggi Islam (Studi di Universitas Islam Sultan Agung Semarang). Dalam temuan penelitiannya disebutkan bahwa penerapan teknologi informasi dalam perkembangan perpustakaan menunjukkan bahwa teknologi informasi memberikan kemudahan luar biasa kepada pengguna untuk mengakses informasi lintas batas.[5]
3.      Penelitian yang dilakukan oleh Nur Maziyyatin Niswah (063311008), yang berjudul “Implementasi Manajemen Perpustakaan Sekolah di SMP I Al-Azhar 14 Semarang”. Menyebutkan bahwa keberadaan perpustakaan sekolah sangat penting, artinya dalam membantu proses belajar dan mengajar yang kreatif dan berkembang, dimana kondisi ini sangat dibutuhkan untuk manajemen perpustakaan sekolah.[6]
Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya, penelitian ini lebih memfokuskan pada aspek kinerja pustakawan dan minat baca siswa dengan diterapkannya layanan sistem otomasi perpustakan di lembaga sekolah.
























BAB II
METODE PENELITIAN

A.          Obyek Penelitian
Pada penelitian ini, peneliti memilih perpustakaan SMA Negeri 1 Kendal sebagai objeknya.

B.           Jenis Penelitian dan Sumber Data
1.      Jenis Penelitianin
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan data instrumen penelitian, analisis bersifat data kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.[7]

2.      Sumber Data
a.       Sumber Data Primer
Sumber data primer yaitu sumber data yang memberikan data langsung dalam penelitian ini. Adapun yang dimaksud dengan sumber data primer adalah:
1)      Informan
Yaitu data yang dihasilkan dari informasi kepala sekolah, pustakawan, serta peserta didik SMA Negeri 1 Kendal.
2)      Peristiwa
Data yang diperoleh setelah melakukan penelitian langsung di lapangan yang berupa pembagian angket mengenai kinerja pustakawan dan minat baca peserta didik SMA Negeri 1 Kendal.
b.      Sumber Data Sekunder
Sumber data sekunder adalah sumber data pendukung atau penunjang dalam penelitian ini yang merupakan referensi buku tentang perpustakaan sekolah.

C.          Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah menggunakan angket atau kuesioner. Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui. Pengumpulan data pada kondisi tertentu mungkin tidak memerlukan kehadiran peneliti. Pertanyaan peneliti dan jawaban responden dapat dikemukakan secara tertulis melalui kuesioner.[8]
Teknik ini digunakan untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan dengan diterapkannya layanan sistem otomasi perpustakaan terhadap kinerja pustakawan dan minat baca siswa di SMA Negeri 1 Kendal.























DAFTAR PUSTAKA

Muchibin. Manajemen Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi di Lembaga Tinggi Islam: Studi di Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2011.
Niswah, Nur Maziyyatin. Implementasi Manajemen Perpustakaan Sekolah di SMP I Al-Azhar 14 Semarang. Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2010.
Sangadji, Etta Mamang dan Sopiah, Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian, Yogyakarta: CV. Andi Offset. 2010.
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2010.
Sulaemah, Rois. Pengaruh Manajemen Perpustakaan dengan Sistem Otomasi Terhadap Kepuasan Mahasiswa: Studi di Perpustakaan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo. 2011.
Syaefudin, Udin dan Abin Syamsuddin Makmun. Perencanaan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2011.
Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Yusuf, Pawit M. dan Yaya Suhendar. Pedoman Penyelenggaraan Perpuatakaan Sekolah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. 2010.




[1] Udin Syaefudin dan Abin Syamsuddin Makmun, Perencanaan Pendidikan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011), hlm. 6.
[2] Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
[3] Pawit M. Yusuf dan Yaya Suhendar, Pedoman Penyelenggaraan Perpuatakaan Sekolah, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010), hlm 1.
[4] Rois Sulaemah (07331127), Pengaruh Manajemen Perpustakaan dengan Sistem Otomasi Terhadap Kepuasan Mahasiswa: Studi di Perpustakaan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, (Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2011).
[5] Muchibin (043311259), Manajemen Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi di Lembaga Tinggi Islam: Studi di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, (Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2011).
[6] Nur Maziyyatin Niswah (063311008), Implementasi Manajemen Perpustakaan Sekolah di SMP I Al-Azhar 14 Semarang, (Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2010).
[7] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2010), hlm. 14.
[8] Etta Mamang Sangadji dan Sopiah, Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian, (Yogyakarta: CV. Andi Offset, 2010), hlm. 151.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar